Amankah Mengajari Balita Berenang?

Berenang adalah salah satu olahraga yang paling disukai anak-anak maupun orang dewasa. Pada umumnya anak-anak suka bermain air, dengan berenang maka anak dapat sepuasnya untuk berendam dalam air. Olahraga ini sangat baik diajarkan pada anak balita untuk melatih saraf motorik dan emosionalnya.

Bahkan banyak orang tua yang memasukkan anaknya ikut les renang sejak kecil. Melatih balita berenang akan lebih mudah daripada melatihnya ketika sudah besar. Mungkin sebagian orang tua khawatir akan keselamatan balita ketika berenang, sebenarnya berenang cukup aman bagi anak balita asalkan benar-benar menjaga selama berenang.

Sebelum balita berenang maka orang tua harus memperhatikan hal-hal berikut untuk keamanan balita, di antaranya adalah:

  1. Pastikan anak balita dalam kondisi tubuh yang sehat dan tidak sedang lelah. Periksa suhu tubuhnya, apakah sedang flu atau tidak, tubuhnya ada yang luka terbuka atau tidak. Jika anak sedang sakit atau lelah jangan sekali-kali mengajaknya berenang, karena berenang membutuhkan energi yang besar.
  2. Pilih kolam renang yang bersih, aman, dan ada kolam khusus untuk anak. Lebih baik lagi jika memiliki kolam renang sendiri di rumah. Pastikan juga kadar kaporit dalam kolam renang tidak melewati ambang batas anak-anak yaitu 6 sampai 8 ppm.
  3. Untuk anak di bawah satu tahun cukup dengan bak mandi atau kolam balon.
  4. Selama balita berenang, orang tua ataupun orang yang mengajarinya berenang harus benar-benar memperhatikan dan menjaganya. Jangan menjaga anak sambil melakukan aktivitas lainnya seperti makan, minum, ngobrol, mambaca, telpon, atau sms karena anak balita butuh pengawasan 100%.
  5. Tempatkan anak di kolam khusus anak jika perlu beri dia pelampung supaya aman. Jangan tempatkan anak pada kolam yang menyatu antara yang dangkal dengan yang dalam.
  6. Pilih waktu berenang di pagi hari atau setelah kolam dikuras.
  7. Hendaknya berenang bagi anak dijadikan sarana rekreasi bukan beban. Biarkan anak bersenang-senang dengan air, lebih baik lagi jika ada mainan seperti pelosotan, water boom, mandi salju, dan yang lainnya.
  8. Batasi waktu balita berenang, jika sudah tampak kedinginan atau lelah suruh anak naik dan berhenti berenang.
  9. Setelah mandi dan berpakaian, beri anak minuman dan makanan yang hangat.

Dengan memperhatikan tips di atas, maka orang tua tidak perlu khawatir lagi untuk mengajak balita berenang atau mengikutkannya les renang.

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Powered by anak.info